berita

Rehab dan Rekon Pascabencana, Pemerintah Pusat Gelontorkan Rp2,6 Triliun untuk Sumbar

Sabtu, 31 Januari 2026 | 11:34 WIB
Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi atau lebih dikenal Masjid Raya Sumbar. (Foto: Indra Kurniawan/Sumbar Daily)


Sumbardaily.com, Padang – Pemerintah pusat memastikan komitmennya dalam mempercepat pemulihan layanan dasar masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) pascabencana banjir bandang, khususnya terkait penyediaan air bersih di Kota Padang.





Komitmen tersebut ditegaskan melalui peninjauan langsung Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun milik Perumda Air Minum Kota Padang, Jumat (30/1/2026).





Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan keberlanjutan layanan air bersih bagi masyarakat yang terdampak bencana, terutama di kawasan pusat Kota Padang.





IPA Gunung Pangilun merupakan salah satu fasilitas vital yang menopang kebutuhan air bersih masyarakat dengan kapasitas produksi mencapai 500 liter per detik. Pascabencana, fasilitas ini mengalami gangguan yang berdampak langsung pada distribusi air bersih di sejumlah wilayah.





Dalam kesempatan tersebut, Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa penanganan darurat pascabencana di sektor air minum, khususnya PDAM Kota Padang, diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp600 miliar.





Sementara itu, untuk kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana di seluruh wilayah Sumbar, pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp2 triliun.





“Untuk penanganan darurat pascabencana PDAM Kota Padang diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp600 miliar. Sementara untuk rehabilitasi dan rekonstruksi di seluruh wilayah Sumatera Barat, kebutuhan anggarannya sekitar Rp2 triliun,” ujar Dody, dikutip Sabtu (31/1/2026).


Halaman:

Tags

Terkini