berita

Krisis Air di Padang Berujung Kekeringan, Normalisasi Bendungan Gunung Nago Dikebut

Senin, 26 Januari 2026 | 19:21 WIB
Wali Kota Padang, Fadly Amran turun langsung meninjau proses pengerukan sedimen di kawasan Bendungan Gunung Nago, Senin (26/1/2026) siang. (Dok. Prokopim)


Sumbardaily.com, Padang - Krisis air yang melanda Kota Padang pasca bencana hidrometeorologi pada November 2025 lalu berujung pada kekeringan di sejumlah wilayah.





Kondisi ini mendorong percepatan normalisasi Bendungan Gunung Nago di Kecamatan Pauh, yang mengalami pendangkalan dan kerusakan hingga mengganggu distribusi air bagi kebutuhan rumah tangga warga dan pengairan lahan pertanian.





Wali Kota Padang, Fadly Amran turun langsung meninjau proses pengerukan sedimen di kawasan Bendungan Gunung Nago, Senin (26/1/2026) siang.





Peninjauan ini bukan sekadar kunjungan lapangan, melainkan bagian dari percepatan penanganan darurat untuk memulihkan sistem irigasi yang terganggu akibat banjir bandang dan perubahan cuaca ekstrem.





Dalam keterangannya, Fadly menekankan bahwa krisis air bersih dan irigasi yang dialami masyarakat harus segera direspons dengan langkah konkret.





Ia menaruh harapan besar pada percepatan pengerjaan agar pasokan air bagi warga dan lahan pertanian dapat kembali stabil.





“Kami ingin persoalan kekeringan ini segera teratasi. Karena itu, pengerjaan tanggap darurat kita lakukan bersama pemerintah provinsi dan balai terkait, agar distribusi air kembali normal, mengairi sawah-sawah masyarakat, serta sumur-sumur warga dapat terisi kembali,” ujarnya.


Halaman:

Tags

Terkini