berita

Pelaku Penganiayaan Nenek Saudah di Pasaman Ditangkap

Selasa, 6 Januari 2026 | 11:40 WIB
Ilustrasi Penangkapan Pelaku Pencurian (Foto: Pixabay)



Dalam pengakuannya, IS mengakui telah memukul wajah korban berulang kali menggunakan kedua tangannya.





Meski proses hukum berjalan, aparat menekankan pendekatan persuasif. Kepolisian melibatkan anggota keluarga, tokoh masyarakat, dan unsur lokal lain untuk mencegah gejolak sosial.





"Upaya tersebut membuahkan hasil ketika pada Selasa (6/1/2026) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB, keluarga akhirnya menyerahkan IS ke aparat gabungan Resmob dan Polres Pasaman," katanya.





Saat ini, kata Agus, terduga pelaku ditahan di Mapolres Pasaman. Penyidik Satreskrim tengah melakukan pemeriksaan lanjutan guna memperdalam motif, rangkaian kejadian, dan alat bukti.





Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar, Kombes Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa proses penangkapan berjalan tanpa insiden.





Pendekatan yang melibatkan keluarga, tokoh adat, Niniak Mamak, serta pemuka masyarakat dinilai efektif menurunkan ketegangan.





"Kasus ini menjadi perhatian langsung Kapolda Sumbar dan diharapkan tuntas sesuai prosedur hukum berlaku," katanya kepada Sumbardaily.com.





Babak Belur





Kasus penganiayaan yang menimpa Saudah terjadi di Nagari Padang Mantinggi, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman pada Kamis (1/1/2026).

Halaman:

Tags

Terkini