Sumbardaily.com, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang memastikan percepatan pembangunan hunian tetap bagi warga yang terdampak bencana di wilayah tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari fokus pemulihan pascabencana agar masyarakat dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan berkelanjutan.
Kepastian tersebut disampaikan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat menghadiri kegiatan Senam Massal Gebyar KORMI yang digelar di Lapangan Tugu Apeksi, Balai Kota Aie Pacah, baru-baru ini. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa fase pemulihan atau recovery menjadi prioritas utama pemerintah daerah saat ini, terutama bagi warga yang kehilangan rumah akibat bencana.
Menurut Fadly Amran, Pemko Padang tengah bersiap memasuki tahapan awal pembangunan hunian tetap. Dalam waktu dekat, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dijadwalkan berkunjung ke Kota Padang untuk melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama sebagai penanda dimulainya pembangunan rumah bagi warga terdampak bencana.
“Kita akan melakukan pembangunan sebanyak 250 unit rumah bagi masyarakat terdampak,” ujar Fadly Amran dikutip Rabu (31/12/2025).
Meski demikian, ia mengakui jumlah tersebut masih belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan riil di lapangan. Berdasarkan data pemerintah daerah, total kebutuhan hunian tetap bagi warga terdampak bencana di Kota Padang mencapai sekitar 350 unit rumah. Karena itu, Pemko Padang membuka ruang partisipasi luas bagi berbagai pihak untuk turut berkontribusi.
Fadly Amran menyebutkan, keterlibatan perantau Minangkabau dan masyarakat umum sangat diharapkan untuk membantu percepatan pemenuhan kebutuhan hunian. Pemerintah daerah, lanjutnya, siap mengambil peran strategis dengan menyediakan lahan demi mendukung kelancaran pembangunan rumah bagi korban bencana.
“Pemerintah akan membantu menyediakan lahan demi percepatan pembangunan rumah tersebut,” katanya.