Dalam rencana pembangunan hunian tetap ini, Pemko Padang telah menyiapkan lahan seluas hingga 3,5 hektare yang tersebar di tiga lokasi di Kecamatan Koto Tangah. Lokasi tersebut meliputi kawasan Bumi Perkemahan di Air Dingin, Balai Gadang; kawasan Desaku Menanti di Air Dingin, Balai Gadang; serta lahan di belakang Kantor Camat Koto Tangah.
Penyediaan lahan di beberapa titik ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan sekaligus memberikan pilihan lokasi yang aman dan sesuai bagi warga terdampak. Pemerintah daerah juga menargetkan hunian tetap yang dibangun nantinya memenuhi standar kelayakan, baik dari sisi struktur bangunan maupun lingkungan pendukungnya.
Saat ini, sebagian warga yang rumahnya rusak atau hilang akibat bencana masih menempati hunian sementara (huntara) yang disediakan pemerintah di Rumah Khusus, Kecamatan Koto Tangah. Keberadaan huntara bersifat sementara hingga pembangunan hunian tetap rampung dan dapat dihuni secara permanen.
Pemko Padang berharap pembangunan hunian tetap ini dapat menjadi solusi jangka panjang bagi pemulihan kehidupan warga terdampak bencana, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang. (red)