Sumbardaily.com, Padang – Rangkaian bencana banjir bandang yang melanda Kota Padang menyisakan dampak berat bagi dunia pendidikan, khususnya bagi siswa SDN 49 Batang Kabung, Koto Tangah.
Seluruh bangunan sekolah tersebut hanyut tanpa menyisakan satu pun ruang kelas yang masih dapat digunakan. Hilangnya gedung sekolah secara total membuat ratusan siswa dan guru kehilangan tempat belajar tepat di saat jadwal ujian akhir semester sudah di depan mata.
Memasuki Senin (8/12/2025), para siswa tetap harus mengikuti Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS). Tanpa ruang kelas sendiri, seluruh siswa SDN 49 Batang Kabung dipindahkan sementara dan menumpang di SD IT Buah Hati yang lokasinya tidak jauh dari bekas tapak sekolah mereka.
Sebanyak 84 siswa tampak serius mengerjakan soal ujian, meski sebagian dari mereka juga menjadi korban dalam peristiwa banjir bandang tersebut.
“SDN 49 hanyut dibawa banjir, kini seluruh siswa harus numpang ujian di sekolah lain,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Nurfitri, Senin (8/12/2025). Ia menegaskan bahwa pelaksanaan ujian tetap berjalan sebagaimana mestinya dan tidak ada gangguan berarti selama proses berlangsung.
Nurfitri menjelaskan, kondisi murid yang kehilangan seragam sekolah turut menjadi perhatian setelah banjir bandang menghanyutkan pakaian dan perlengkapan belajar.
Namun, para siswa tetap hadir mengenakan seragam lengkap. Hal ini dimungkinkan karena adanya bantuan dari berbagai pihak, termasuk SD Kalam Kudus yang menyerahkan pakaian seragam bagi beberapa siswa.