“Seluruh siswa melaksanakan ujian dengan berseragam lengkap, siswa dibantu pakaian seragamnya oleh pihak lain,” kata Nurfitri.
Ia menyampaikan, para orang tua juga menunjukkan antusiasme dalam mendampingi anak-anak mereka mengikuti ujian di lokasi baru. Kehadiran siswa tepat waktu dan kesiapan mereka mengikuti ujian menjadi bukti kuat semangat belajar tetap terjaga meskipun mereka tengah menghadapi situasi sulit.
Selain SDN 49, jumlah siswa terdampak banjir di Kota Padang juga terbilang besar. Berdasarkan pendataan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, setidaknya 1.229 siswa menjadi korban peristiwa banjir akhir November tersebut.
“Ada 1.229 siswa terdampak, 640 orang siswa SMP dan 589 siswa SD,” pungkas Nurfitri. (red)