Sumbardaily.com, Padang – Bencana banjir bandang yang melanda Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mulai berdampak langsung terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok.
Di Pasar Lubuk Buaya, Koto Tangah, sejumlah pedagang melaporkan lonjakan harga yang merata pada berbagai komoditas pangan seiring terputusnya jalur distribusi dari sejumlah daerah pemasok.
Gangguan akses jalan membuat pasokan tertahan, sementara kebutuhan masyarakat justru meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Kenaikan paling signifikan terjadi pada komoditas beras. Berdasarkan harga terkini di lapangan, seluruh jenis beras mengalami penyesuaian hingga sekitar Rp5.000 per 10 kilogram. Beras IR 42 yang sebelumnya dijual pada kisaran Rp155.000 kini naik menjadi Rp160.000 hingga Rp165.000 per 10 kilogram.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran karena beras merupakan kebutuhan pokok utama masyarakat di Kota Padang yang kini tengah memulihkan diri dari dampak bencana.
Kondisi serupa terjadi pada harga protein hewani. Ayam potong yang sebelum banjir dijual sekitar Rp35.000 per kilogram, kini terpantau menembus Rp58.000 per kilogram.
Para pedagang mengeluhkan keterlambatan pasokan dari luar daerah karena jalur transportasi terganggu. Stok yang terbatas tidak mampu mengimbangi permintaan, sementara biaya distribusi melonjak akibat rute pengiriman yang harus memutar lebih jauh.