berita

Longsor dan Banjir Bandang di Palembayan Agam, 2 Jorong Gelap dan Terisolasi

Rabu, 26 November 2025 | 02:41 WIB
Longsor dan banjir bandang yang melanda wilayah Palembayan, Kabupaten Agam membuat sinyal komunikasi putus dan listrik padam. (Foto: Istimewa)


Sumbardaily.com, Agam – Gangguan jaringan komunikasi dan listrik kembali menjadi persoalan serius pascabencana longsor dan banjir bandang yang melanda Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).





Dua hari setelah peristiwa pada Minggu (23/11/2025) itu terjadi, wilayah tersebut masih mengalami isolasi komunikasi total hingga Selasa (25/11/2025), menimbulkan kecemasan mendalam bagi keluarga yang berada di luar daerah.





Kondisi ini dialami Ratni Febrisa, warga Jorong Silungkang yang kini bermukim di Padang. Ia mengaku tak lagi mampu menghubungi keluarganya sejak bencana berlangsung. Upaya menggunakan sambungan internet maupun telepon seluler tak berhasil, menjadikannya hanya bisa menunggu kabar tanpa kepastian.





“Warga sekitar tidak bisa dihubungi, menggunakan telepon biasa pun tidak bisa, dan kami resah,” ujarnya. Ratni menyebut ia sempat menerima pesan singkat pada hari kejadian yang menjelaskan listrik padam di kampung halamannya. Setelah itu, tidak ada lagi kabar yang dapat ia peroleh.





Selain komunikasi yang terputus, aliran listrik di dua jorong—Silungkang dan Tantaman—juga padam total sejak hari pertama bencana.





Situasi bertambah sulit karena cuaca ekstrem di Sumbar beberapa hari terakhir meningkatkan potensi terjadinya longsor susulan maupun banjir bandang, membuat sejumlah keluarga di perantauan semakin khawatir terhadap kondisi kerabat mereka.





Diskominfo Agam: Palembayan Banyak Titik Longsor





Menjawab keluhan masyarakat terkait isu jaringan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Agam, Roza Syafdefianti, membenarkan bahwa wilayah Palembayan tengah menghadapi banyak titik longsor yang membutuhkan penanganan cepat.


Halaman:

Tags

Terkini