berita

Dinkes Padang Klaim Kasus HIV Turun Drastis, Benarkah?

Jumat, 21 November 2025 | 17:01 WIB
Ilustrasi HIV (Foto: Freepik)


Sumbardaily.com, Padang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang mengklaim kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kota Padang menunjukkan tren penurunan signifikan dalam dua tahun terakhir. Penurunan ini dinilai menjadi indikator bahwa upaya skrining, edukasi, dan sosialisasi yang dijalankan lembaga tersebut berjalan efektif dalam menekan penularan HIV/AIDS di masyarakat.





Kepala Dinkes Kota Padang, Srikurnia Yati, menyampaikan bahwa kondisi epidemiologi HIV di daerah itu relatif terkendali. Dalam rentang 13 tahun terakhir, mulai dari 2012 hingga 2025, total temuan HIV di Kota Padang tercatat sebanyak 1.834 kasus.





Angka ini dinilai masih dalam kategori baik mengingat cakupan penduduk dan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi.





Tren penurunan paling terlihat pada dua tahun terakhir. Pada 2024, jumlah kasus baru HIV sepanjang Januari hingga Desember tercatat 234 kasus. Sementara itu, pada 2025, mulai Januari hingga September, angka tersebut turun menjadi 192 kasus.





"Jika dibandingkan, tidak terdapat peningkatan penemuan kasus baru HIV di Kota Padang," ujarnya dikutip dari FB Diskominfo Padang, Jumat (21/11/2025).





Lebih lanjut, Srikurnia merinci bahwa dari total 192 kasus HIV yang ditemukan sepanjang 2025, sebanyak 87 kasus atau 45 persen merupakan warga Kota Padang. Sementara 105 kasus lainnya atau sekitar 55 persen berasal dari luar daerah, baik dari kabupaten/kota lain di Sumatera Barat (Sumbar) maupun dari luar provinsi.





Kasus-kasus tersebut ditemukan melalui layanan pemeriksaan di berbagai fasilitas kesehatan. Di Kota Padang setidaknya terdapat 16 fasilitas dengan layanan Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP) HIV, termasuk RSUP M Djamil, RS Yos Sudarso, RST Reksodiwiryo, RSUD dr Rasidin, RS Hermina, RS Unand, RS Naili DBS, dan RSI Siti Rahmah.


Halaman:

Tags

Terkini