Sumbardaily.com, Padang - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II Sumatera Barat (Divre II Sumbar) menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi musim penghujan.
Upaya ini dilakukan guna memastikan perjalanan kereta api tetap aman, lancar, dan nyaman meskipun di tengah cuaca ekstrem.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menjelaskan bahwa faktor geografis wilayah barat Sumatera Barat membuat beberapa jalur rawan pergeseran tanah saat musim hujan.
Setidaknya, terdapat lima titik rawan yang telah dipetakan, di antaranya jalur Pauh Lima-Bukit Putus, Duku-Lubuk Alung, Lubuk Alung-Pariaman, hingga Lubuk Alung-Kayu Tanam.
“Petugas prasarana jalan rel dan jembatan sudah melakukan serangkaian mitigasi preventif, termasuk memperkuat jalur di titik-titik rawan tersebut,” ujar Reza, Rabu (17/9/2025).
Langkah mitigasi dilakukan melalui pemeriksaan rutin dengan KA ukur, pemetaan jalur menggunakan troli, serta pengecekan manual oleh Petugas Periksa Jalan (PPJ). Selain itu, KAI juga menambah personel ekstra di titik-titik rawan.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, KAI Divre II Sumbar menyiagakan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di beberapa lokasi strategis.