Sumbardaily.com, Padang Panjang - Masyarakat Sigando, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) berhasil mendirikan dan mengembangkan usaha batik yang diberi nama Sanggar Cantiang Asasi.
Sanggar yang telah berdiri lebih dari dua tahun ini terletak di Jalan Lingkar By Pass Kacang Kayu, Sigando, Kecamatan Padang Panjang Timur.
Keberadaan sanggar ini menjadi salah satu wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan bakat membatik yang diperoleh dari pelatihan. Sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
Pimpinan Sanggar Cantiang Asasi, Rita menuturkan, Sanggar Cantiang Asasi berawal dari pelatihan batik yang diadakan Kelurahan Sigando pada November 2021 lalu.
"Setelah pelatihan membatik itu, Ibu-Ibu di Sigando membentuk sebuah komunitas untuk mendirikan usaha membatik," ujar Rita dikutip dari Diskominfo Kota Padang Panjang, Selasa (3/10/2023).
Dia menjelaskan, Sanggar Cantiang Asasi ini memproduksi dua jenis batik, yaitu batik cap dan batik tulis dengan menggunakan dua jenis pewarna, alami dan sintetis.
Pewarna alami yang dipakai berasal dari pinang dan kulit jengkol. Hal ini yang menjadi keunikan tersendiri dari batik yang diproduksi Sanggar Cantiang Asasi.