Sedangkan untuk kain yang digunakan juga beragam, mulai dari katun prima, primisima hingga kain sutra.
Salah satu motif batik khas dari sanggar ini adalah motif Masjid Asasi, masjid tertua di Padang Panjang yang berada di Sigando. Adapun motif batik lainnya, Rumah Gadang, Campua Tuo, Buruang Wau dan lainnya.
"Karena motifnya yang unik dan beragam, batik yang diproduksi di sanggar ini kian diminati masyarakat," ujarnya.
Rita menyebut, selain ke berbagai daerah di Sumbar, Sanggar Cantiang Asasi juga mendistribusikan kain batik hingga ke luar negeri. Salah satunya ke Malaysia.
Harganya beragam. Kain batik cap dijual seharga Rp200.000 hingga Rp300.000. Batik canting tangan dijual dengan harga Rp750.000 hingga Rp1.200.000 dengan panjang kain 2,2 hingga 2.7 meter.
"Tergantung dengan bahan kain yang digunakan dan kerumitan motifnya," ungkap Rita. (*/red)