Update Karhutla Sumatera, Hotspot Sumsel Turun dari 132 Jadi 9 Titik

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 19 Oktober 2026 | 09:11 WIB
Petugas berusaha memadamkan api karhutla. (Foto: Kemenhut)
Petugas berusaha memadamkan api karhutla. (Foto: Kemenhut)




Operasi ini menggunakan dry ice atau es kering untuk membantu melemahkan lapisan inversi atmosfer yang menyebabkan asap tertahan di dekat permukaan. Jika kondisi atmosfer mendukung pembentukan awan hujan, operasi dapat dilengkapi dengan penyemaian natrium klorida atau NaCl.





Pada Sabtu (17/10/2026), petugas melaksanakan satu sortie penyemaian dry ice dan satu sortie penyemaian NaCl.





Penyemaian dry ice menggunakan sekitar 800 kilogram bahan semai. Sementara itu, NaCl digunakan untuk menyemai awan yang berpotensi menghasilkan hujan guna mendukung penanganan kebakaran di lapangan.





Pemantauan selama operasi menunjukkan jarak pandang di Palembang mengalami perbaikan. Namun, kondisi tersebut tidak menjadi alasan untuk mengurangi upaya pengendalian.





OMC tetap menjadi bagian dari operasi terpadu yang mencakup pemadaman darat, operasi udara, pemantauan kualitas udara, dan penegakan hukum.





Pemerintah juga terus menyiagakan armada udara untuk membantu pengendalian kebakaran di berbagai wilayah. Secara nasional, terdapat 61 unit armada udara yang disiapkan, terdiri atas 17 unit untuk patroli dan Operasi Modifikasi Cuaca serta 44 unit untuk operasi water bombing.





Kualitas Udara Belum Sepenuhnya Pulih





Penurunan jumlah hotspot belum serta-merta diikuti pemulihan kualitas udara. Berdasarkan pemantauan kondisi udara berbasis PM2,5, sebagian besar wilayah Indonesia berada dalam kategori baik hingga sedang.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X