Pendekatan menyeluruh ini diharapkan dapat membantu Sulaman Kapalo Samek berkembang sebagai produk yang memiliki nilai komersial lebih tinggi, sekaligus menjaga keterkaitannya dengan budaya lokal Padang Pariaman.
Miumosa Ingin Angkat Warisan Budaya ke Fesyen Premium
PT Miumosa Artha Mandiri melalui merek fesyen Miumosa juga berharap kolaborasi tersebut dapat berlangsung secara berkelanjutan. Miumosa mengembangkan pendekatan fesyen yang tidak hanya berorientasi pada penjualan produk fungsional, tetapi turut mengangkat kekayaan intelektual, warisan budaya, dan identitas Nusantara dalam produk mode premium.
Kemitraan dengan Dekranasda Padang Pariaman membuka peluang bagi Sulaman Kapalo Samek untuk dihadirkan dalam rancangan yang lebih modern. Pengembangan desain tersebut tetap diharapkan mempertahankan karakter dan nilai tradisional yang menjadi ciri khas sulaman dari Pasia Baru.
Dengan pendekatan tersebut, unsur budaya lokal berpeluang memperoleh ruang yang lebih luas dalam industri fesyen premium. Kerajinan tradisional tidak hanya dipertahankan sebagai warisan budaya, tetapi juga dikembangkan agar memiliki relevansi dengan kebutuhan pasar modern.
Bagi Padang Pariaman, kerja sama ini menjadi salah satu langkah untuk memperluas pengenalan produk unggulan daerah. Sementara bagi para perajin, pengembangan pasar diharapkan membuka kesempatan untuk menjaga keberlangsungan usaha dan meningkatkan manfaat ekonomi dari keterampilan yang mereka miliki.
Kolaborasi Dekranasda Padang Pariaman, PT Miumosa Artha Mandiri, dan Kemendag RI tersebut diharapkan mampu mempertemukan potensi kerajinan lokal dengan kebutuhan industri fesyen. Keberhasilan implementasinya akan menjadi bagian penting dalam mendorong Sulaman Kapalo Samek agar semakin dikenal di pasar nasional maupun internasional. (*)