Bukan Sekadar Kerajinan, Sulaman Kapalo Samek Jadi Peluang Ekonomi Perempuan Padang Pariaman

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 19 Oktober 2026 | 08:07 WIB
Penandatanganan MoU bertajuk Memorandum of Understanding on Commercial Trade Development of Embroidery Handicrafts tersebut berlangsung di stan Kemendag RI dalam rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Kegiatan itu digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, Minggu (18/10/2026). (Foto: Pemkab Padang Pariaman)
Penandatanganan MoU bertajuk Memorandum of Understanding on Commercial Trade Development of Embroidery Handicrafts tersebut berlangsung di stan Kemendag RI dalam rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Kegiatan itu digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, Minggu (18/10/2026). (Foto: Pemkab Padang Pariaman)


Sumbardaily.com - Sulaman Kapalo Samek dari Pasia Baru, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, mendapat peluang untuk memasuki pasar fesyen premium melalui kerja sama dengan industri mode.





Kemitraan ini tidak hanya diarahkan untuk memperluas pemasaran kerajinan tradisional, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi lebih dari 200 perempuan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang menggantungkan penghidupan pada produk tersebut.





Dukungan terhadap pengembangan Sulaman Kapalo Samek diberikan Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional.





Dukungan itu diwujudkan dengan memfasilitasi penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Padang Pariaman dan PT Miumosa Artha Mandiri.





Penandatanganan MoU bertajuk Memorandum of Understanding on Commercial Trade Development of Embroidery Handicrafts tersebut berlangsung di stan Kemendag RI dalam rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Kegiatan itu digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, Minggu (18/10/2026).





Kesepakatan ditandatangani Direktur Utama PT Miumosa Artha Mandiri, Anindya Sukarni, bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Padang Pariaman, Ny. Nita Christanti Azis. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag RI, Fajarini Puntodewi, S.H., M.Si., turut menyaksikan penandatanganan tersebut.





Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kesepakatan produksi Sulaman Kapalo Samek dengan nilai USD 22.000 atau sekitar Rp 400 juta. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk membawa kerajinan khas Padang Pariaman ke segmen pasar yang lebih luas, sekaligus meningkatkan daya saingnya di tengah perkembangan industri fesyen modern.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X