Hal yang masih dapat dilakukan adalah memastikan pekerjaan manajerial berjalan dengan benar, membenahi sistem, dan mengambil keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga berharap mendapatkan perlindungan serta rida Allah dalam menjalankan tanggung jawabnya.
Bagi Deni, upaya untuk tetap bekerja secara benar menjadi pegangan ketika tekanan mulai terasa berat. Ia berusaha menjaga ketenangan agar persoalan yang dihadapi tidak membuatnya kehilangan arah.
Tanggung Jawab GM Tak Hanya Mengurus Tim Senior
Deni turut meluruskan bahwa jabatan yang diembannya bukan sebatas GM tim sepak bola Semen Padang FC. Ia bertanggung jawab sebagai GM PT Kabau Sirah Semen Padang, perusahaan yang menaungi klub tersebut.
Artinya, cakupan pekerjaannya menjangkau berbagai bidang, mulai dari pengelolaan tim senior yang berkompetisi di Liga 2, operasional kantor di Jakarta dan Padang, urusan kepanitiaan pertandingan dan homebase, hingga pembinaan pemain usia muda melalui Elite Pro Academy (EPA) U-18 dan U-20.
Seluruh kebutuhan tersebut harus dikelola agar kegiatan klub dapat berjalan sesuai rencana. Pada saat bersamaan, Deni juga menghadapi persoalan operasional harian yang menyita waktu dan energi.
Salah satu tantangannya adalah mengatur logistik perjalanan puluhan anggota tim dari satu kota ke kota lain dalam waktu yang terbatas. Perpindahan itu dapat menjangkau wilayah yang jauh, mulai dari ujung Aceh hingga Tasikmalaya.
Pengaturan perjalanan menjadi salah satu pekerjaan yang harus diselesaikan di tengah agenda klub yang padat. Ketika urusan logistik belum selesai, persoalan lain juga tetap membutuhkan perhatian.
Deni menyebut dirinya harus menangani proses club licensing, restrukturisasi organisasi, serta mengawasi arus uang masuk dan keluar perusahaan. Ia juga bertanggung jawab membenahi kewajiban finansial dan utang perusahaan melalui skema penyelesaian yang terukur.