129 Sekolah di Tanah Datar Dapat Revitalisasi, SDN 04 Tanjung Habiskan Rp 1 Miliar

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:09 WIB
Salah satu penerima bantuan tersebut adalah UPT SDN 04 Tanjung, Kecamatan Sungayang, yang berhasil menyelesaikan rehabilitasi sejumlah ruang belajar serta pembangunan fasilitas penunjang dengan anggaran lebih dari Rp 1 miliar. (Foto: Pemkab Tanah Datar)
Salah satu penerima bantuan tersebut adalah UPT SDN 04 Tanjung, Kecamatan Sungayang, yang berhasil menyelesaikan rehabilitasi sejumlah ruang belajar serta pembangunan fasilitas penunjang dengan anggaran lebih dari Rp 1 miliar. (Foto: Pemkab Tanah Datar)



Eka Putra menilai keberhasilan pembangunan yang berlangsung di tengah pergantian kepemimpinan sekolah menjadi bukti pentingnya koordinasi dan kerja sama antarpihak. Menurutnya, perubahan kepala sekolah tidak menghambat proses pembangunan hingga seluruh pekerjaan dapat diselesaikan.





“Walaupun kepala sekolah berganti, pembangunan tetap berjalan sampai selesai. Alhamdulillah, berkat kerja sama pihak sekolah dengan komite dan berbagai pihak, program ini dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya.





Selain menyampaikan apresiasi, Bupati juga mengingatkan pihak sekolah agar menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun. Perawatan diperlukan agar sarana pendidikan dapat digunakan dalam jangka panjang dan tetap mendukung aktivitas belajar siswa maupun pekerjaan para guru.





Ia juga meminta sekolah memperbarui Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Data tersebut perlu disesuaikan dengan kondisi terkini, termasuk kebutuhan fasilitas yang masih diperlukan. Dengan begitu, sekolah dapat mempersiapkan usulan pembangunan atau perbaikan sarana dan prasarana lainnya melalui program pemerintah yang tersedia.





Berawal dari Atap Ruang Kelas Roboh





Kepala UPT SDN 04 Tanjung, Desi Asrianti, menjelaskan bahwa revitalisasi sekolah berawal dari kerusakan bangunan akibat hujan deras pada akhir November 2025. Ketika itu, atap salah satu ruang kelas roboh dan disertai ambruknya plafon pada malam hari.





Peristiwa tersebut menimbulkan kerusakan pada bagian bangunan sekolah. Beruntung, kejadian berlangsung di luar jam kegiatan belajar mengajar sehingga tidak terjadi ketika siswa dan guru sedang berada di ruang kelas.





Setelah kejadian itu, pihak sekolah melakukan koordinasi dan menempuh tahapan pengusulan bantuan untuk memperbaiki fasilitas yang rusak sekaligus memenuhi kebutuhan sarana pendidikan lainnya. Proses tersebut kemudian berlanjut hingga pembangunan mulai dilaksanakan pada 5 Mei 2026.





Pekerjaan revitalisasi berlangsung sekitar empat bulan dan rampung pada awal September 2026. Dengan selesainya pembangunan tersebut, sejumlah fasilitas sekolah kini telah diperbaiki maupun dibangun untuk menunjang kegiatan pendidikan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X