Bantuan tersebut kemudian didistribusikan untuk mendukung upaya perlindungan masyarakat dari paparan kabut asap. Ketersediaan masker menjadi salah satu bagian dari langkah pemerintah daerah dalam mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat penurunan kualitas udara.
Pada awal munculnya kabut asap yang dipicu karhutla, Dinas Kesehatan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dharmasraya juga telah membagikan 5.000 masker kepada masyarakat.
Upaya pendistribusian masker kemudian berlanjut pada tahap berikutnya dengan jumlah 10.000 masker. Pembagian tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap yang memengaruhi kualitas udara.
Kini, langkah perlindungan diperkuat dengan menyasar peserta didik melalui pembagian masker di lingkungan sekolah. Pelaksanaannya melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta seluruh Puskesmas yang bertugas di wilayah kerja masing-masing.
Keterlibatan lintas perangkat daerah ini diarahkan untuk memastikan upaya perlindungan kesehatan berjalan seiring dengan kegiatan pendidikan. Pemkab Dharmasraya berharap pembagian masker dapat mendukung keberlangsungan pembelajaran tatap muka tanpa mengabaikan kesehatan dan keselamatan para siswa.
Sekolah dan Orang Tua Diminta Pantau Kondisi Anak
Selain mendistribusikan masker, pemerintah daerah mengimbau pihak sekolah dan orang tua untuk terus memperhatikan kondisi kesehatan anak selama beraktivitas di tengah kabut asap. Pemantauan diperlukan agar keluhan kesehatan yang muncul dapat segera ditindaklanjuti.
Anak-anak yang mengalami gejala seperti batuk, sesak napas, maupun gangguan pernapasan lainnya perlu segera mendapatkan pemeriksaan dari tenaga kesehatan. Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak paparan asap terhadap kesehatan peserta didik.
Melalui koordinasi antara Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan Puskesmas, Pemkab Dharmasraya berupaya menjaga agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan memperhatikan aspek kesehatan. Pada saat yang sama, kewaspadaan terhadap dampak kabut asap di lingkungan sekolah terus menjadi perhatian pemerintah daerah. (*)