"Jenis bantuan yang diberikan berupa paket sembako, gas LPG, serta perlengkapan pakaian untuk ibu-ibu dan anak-anak," ujarnya.
Menurut Hendri, dukungan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama menghadapi situasi pasca bencana.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap agar distribusinya berlangsung tertib dan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
"Terimakasih atas kepedulian Pertamina. Terimakasih atas perhatian dan bantuannya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat kami. Mulai dari sembako dan kebutuhan lainnya untuk membantu masyarakat," katanya.
Banjir yang terjadi pada akhir pekan lalu merupakan kejadian kedua di Kota Padang setelah bencana serupa terjadi pada awal Agustus 2026.
Curah hujan tinggi menyebabkan peningkatan debit air hingga memicu banjir di sejumlah kawasan permukiman.
Tiga kecamatan yang disebut terdampak dalam kejadian tersebut adalah Koto Tangah, Nanggalo dan Kuranji. Di sejumlah lokasi, genangan air dilaporkan cukup tinggi sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.
Kondisi tersebut membuat pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan selama penanganan darurat dan tahap awal pemulihan.