Guru Harus Pahami Keunikan Anak, Hindari Label Lambat Belajar

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:04 WIB
Ilustrasi sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar. (Dok. indonesia.go.id)
Ilustrasi sejumlah siswa mengikuti kegiatan belajar. (Dok. indonesia.go.id)


Sumbardaily.com – Guru harus memahami keunikan setiap anak, mulai dari karakter, kemampuan belajar, hingga kebutuhan dalam proses tumbuh kembangnya. Perbedaan tersebut perlu menjadi pertimbangan dalam proses pembelajaran agar setiap peserta didik memperoleh pendampingan yang tepat dan kesempatan untuk mengembangkan potensinya.





Pesan itu disampaikan Bunda Inklusi Kabupaten Tanah Datar, Lise Eka Putra, saat membuka kegiatan penguatan kompetensi guru melalui psikoedukasi penanganan anak inklusif dan implementasi pembelajaran berdiferensiasi bagi guru kelas Fase A di Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Wali Nagari Limo Kaum, Sabtu (10/10/2026).





Lise menekankan bahwa tidak semua anak memiliki kemampuan dan kecepatan belajar yang sama. Sebagian peserta didik dapat memahami pelajaran dengan cepat, sedangkan yang lain memerlukan waktu lebih lama dan pendampingan tambahan. Menurutnya, perbedaan itu tidak seharusnya menjadi alasan untuk membatasi kesempatan anak dalam mendapatkan pendidikan.





Ia mengingatkan para guru agar tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, seperti kemampuan membaca dan berhitung. Proses belajar, perkembangan, serta kebutuhan masing-masing peserta didik juga perlu mendapatkan perhatian agar pendekatan yang digunakan sesuai dengan kondisi anak.





Menurut Lise, setiap anak memiliki potensi yang dapat dikembangkan apabila mendapatkan kesempatan, perhatian, dan pendampingan yang tepat.





“Setiap anak memiliki kemampuan, karakter, dan kebutuhan yang berbeda. Namun, semua anak berhak mendapatkan pendidikan yang baik, kesempatan untuk berkembang, serta dukungan sesuai dengan kebutuhannya,” ujarnya.





Pembelajaran Berdiferensiasi Sesuai Kebutuhan Anak





Lise menjelaskan, pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu pendekatan yang dapat diterapkan guru untuk mengakomodasi perbedaan karakteristik peserta didik. Dalam penerapannya, guru perlu mempertimbangkan kesiapan belajar, kemampuan, minat, serta kebutuhan setiap anak.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X