Meski terdapat potensi luapan air laut, BMKG mengategorikan dampak fenomena tersebut pada tingkat ringan. Kendati demikian, kondisi pasang tetap perlu diperhatikan, terutama oleh masyarakat yang tinggal maupun menjalankan aktivitas di kawasan tepi pantai.
BMKG mengimbau masyarakat agar tidak panik dalam menghadapi potensi banjir rob tersebut. Warga diminta tetap tenang, tetapi meningkatkan kewaspadaan selama periode 9-12 Oktober 2026.
Kewaspadaan terutama diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan luapan air laut yang terjadi secara berkala ketika kondisi pasang mencapai ketinggian maksimum. Masyarakat di kawasan pesisir Sumbar dan Kepulauan Mentawai diharapkan memperhatikan perkembangan kondisi cuaca dan pasang air laut selama periode tersebut. (*)