Kepala SD Pembangunan Laboratorium UNP, Yasmadewi, S.Pd., mengapresiasi pelaksanaan riset yang dilakukan di sekolah tersebut. Ia menilai perkembangan anak tidak cukup dilihat hanya dari satu sisi.
Aspek fisik-motorik dan kemampuan kognitif, menurut Yasmadewi, merupakan bagian perkembangan anak yang saling berkaitan. Karena itu, penelitian yang melihat kedua aspek tersebut secara bersamaan dinilai penting untuk mendapatkan gambaran perkembangan anak secara lebih menyeluruh.
Pelaksanaan riset juga melibatkan guru olahraga SD Pembangunan Laboratorium UNP. Guru olahraga sekolah memberikan dukungan dalam proses pengambilan data penelitian yang dilakukan oleh tim kolaborasi UNP dan UPSI Malaysia.
Dr. Andri Gemaini berharap kerja sama akademik antara UNP dan UPSI dapat terus dikembangkan. Salah satu bidang yang diharapkan semakin kuat melalui kolaborasi tersebut adalah ilmu keolahragaan.
Menurutnya, hasil penelitian yang dilakukan melalui kerja sama lintas negara itu diharapkan dapat menjadi pijakan untuk pengembangan penelitian berikutnya. Kolaborasi tersebut juga diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas riset antaruniversitas di tingkat internasional.
Riset ini sekaligus menempatkan aktivitas fisik anak sebagai salah satu bagian yang penting dalam mendukung tumbuh kembang. Peningkatan kapasitas fisik dan stimulasi motorik sejak dini dipandang sebagai modalitas serta fondasi yang dapat mendukung perkembangan anak di masa depan.
Kolaborasi UNP dan UPSI tersebut juga sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Fokus tersebut berkaitan dengan upaya mendukung tumbuh kembang anak melalui peningkatan aktivitas fisik serta perhatian terhadap aspek kesehatan sejak usia dini. (*)