Seluruh kabupaten/kota tujuan utama mengalami penurunan jumlah perjalanan dibandingkan Juli 2026. Penurunan terdalam terjadi di Kota Bukittinggi sebesar 20,54 persen.
Berikutnya, penurunan terjadi di Kota Padang sebesar 14,32 persen, Kabupaten Pesisir Selatan 13,63 persen, Kabupaten Solok 13,13 persen, Kabupaten Tanah Datar 10,41 persen, dan Kabupaten Agam 10,21 persen.
Kabupaten Dharmasraya mencatat penurunan yang relatif lebih rendah, yakni 4,60 persen.
Jika dilihat secara kumulatif Januari-Agustus 2026, Kabupaten Dharmasraya justru menjadi wilayah dengan pertumbuhan perjalanan wisnus tujuan tertinggi dibandingkan periode yang sama 2025, yakni 23,41 persen.
Kabupaten Solok menyusul dengan pertumbuhan 10,91 persen dan Kabupaten Pesisir Selatan 5,12 persen. Sementara itu, Kota Padang menjadi satu-satunya wilayah dalam 10 besar tujuan yang mencatat penurunan secara kumulatif, yakni 0,10 persen.
Perjalanan Wisnus Asal Sumbar Turun
Dari sisi daerah asal, jumlah perjalanan wisnus yang berasal dari kabupaten/kota di Sumatera Barat pada Agustus 2026 tercatat sebanyak 1.760.204 perjalanan.
Jumlah tersebut turun 8,40 persen dibandingkan Juli 2026 yang mencapai 1.921.716 perjalanan. Namun, dibandingkan Agustus 2025, angka tersebut meningkat 8,44 persen.
Kota Padang menjadi daerah asal dengan jumlah perjalanan wisnus tertinggi, yakni 431.761 perjalanan.