“Alhamdulillah, sampai hari ini Pilwana berjalan lancar dan sukses. Moto kita adalah Pilwana Badunsanak. Terima kasih kepada Forkopimca, camat, Kapolsek, Danramil, anggota DPRD, tokoh masyarakat, niniak mamak, dan pemuda yang telah bersama-sama menjaga suasana tetap kondusif,” ujar Yulianto.
Penerapan e-voting dalam Pilwana, kata Yulianto, merupakan bagian dari skema dan regulasi yang sebelumnya telah dibahas Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama DPRD. Sistem tersebut diterapkan sebagai bagian dari pelaksanaan Pilwana Badunsanak di Pasaman Barat.
Menurutnya, kelancaran pemungutan suara perlu diikuti dengan upaya menjaga hubungan baik di tengah masyarakat. Karena itu, seluruh tahapan pemilihan diharapkan tetap mengedepankan persaudaraan dan persatuan.
Yulianto juga menyampaikan pesan kepada wali nagari yang nantinya memperoleh amanah dari masyarakat. Wali nagari terpilih diharapkan tidak hanya menjalankan pemerintahan, tetapi juga mampu merangkul seluruh kelompok masyarakat serta membangun kerja sama lintas pemerintahan.
“Siapa pun yang diberi amanah oleh masyarakat, itulah wali nagari kita. Harapan kita, wali nagari terpilih dapat merangkul seluruh masyarakat dan berkolaborasi dengan DPRD, Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, hingga Pemerintah Pusat untuk bersama-sama membangun nagari,” katanya.
Dalam pemantauan tersebut, Bupati Yulianto dan Wakil Bupati M. Ihpan didampingi Asisten I Setia Bakti. Turut hadir anggota DPRD Pasaman Barat Adriwilza, H. Marwazi, Erefriwan, dan Netri Ekawati.
Selain itu, rombongan juga diikuti Ketua TP-PKK Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto, Kepala DPMN Lenggo Anggraini, Kepala Diskominfo Sutrisno, Kepala Kesbangpol Yosmar Difia, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Agusli, Kepala Satpol PP Handoko, Kabag Perekonomian Ellysanna, Camat Gunung Tuleh Hermanto, serta unsur terkait lainnya.
Pelaksanaan Pilwana dengan sistem e-voting di Kecamatan Gunung Tuleh menjadi bagian dari rangkaian Pilwana Badunsanak di Pasaman Barat. Pemerintah daerah berharap proses pemilihan tetap berlangsung aman hingga seluruh tahapan selesai, sekaligus menjaga persatuan masyarakat setelah wali nagari terpilih ditetapkan. (*)