"Semua pemain pasti kita antisipasi karena pemain di Semen Padang punya nama semua. Kita antisipasi baik di depan, gelandang, maupun di belakang," kata Ambrizal.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa PSPS Pekanbaru menyiapkan antisipasi secara menyeluruh untuk menghadapi permainan Semen Padang. Tidak adanya fokus pengawalan kepada satu figur juga membuat pendekatan tim lebih diarahkan pada keseluruhan kekuatan lawan.
PSPS Pekanbaru juga belum menetapkan secara pasti pendekatan permainan yang akan digunakan sejak awal pertandingan. Amrizal memilih mempertahankan fleksibilitas taktik dengan menyesuaikan situasi yang berkembang selama laga.
Siapkan Taktik Fleksibel
Menurut Ambrizal, timnya belum menentukan apakah akan lebih banyak bermain di sektor pertahanan, lini tengah, atau langsung mengandalkan permainan di lini depan. Hal terpenting bagi PSPS adalah kesiapan untuk memanfaatkan momen yang muncul sepanjang pertandingan.
"Kami sampai sekarang belum menentukan apakah main di defense, di gelandang, atau di depan. Yang penting kami siap di momen kapan saja untuk masuk ke pertahanan Semen Padang," tuturnya.
Pendekatan tersebut membuat PSPS Pekanbaru akan berusaha membaca jalannya pertandingan sebelum menentukan langkah yang tepat. Tim tidak ingin terpaku pada satu skema, tetapi tetap siap menyesuaikan permainan untuk mencari celah di pertahanan Semen Padang.
Selain strategi menghadapi lawan, persaingan di dalam skuad PSPS Pekanbaru juga menjadi perhatian. Salah satu pemain yang mendapat sorotan adalah penyerang Asir Aziz.
Performa Asir Aziz menjadi perhatian setelah sang pemain belum mampu menunjukkan cara bermain seperti yang diperlihatkannya pada musim sebelumnya. Namun, Amrizal memastikan tidak ada pemain yang mendapatkan perlakuan istimewa dalam skuad PSPS.