"Tentu terlalu dini jika kita membicarakan hal yang lebih fundamental seperti kontestasi pemilu, masih jauh dari apa yang kami bahas pada saat pertemuan tersebut," sambungnya.
Kendati demikian, Levi menyebut perantau Minang tetap memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi terhadap daerah asal.
Bentuk kontribusi tersebut tidak terbatas pada satu bidang, melainkan dapat dilakukan dalam berbagai aspek sesuai kapasitas masing-masing.
"Semangat kebersamaan sesuai dengan konsep Basamo Mako Manjadi itu harus terus digaungkan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari," ujar pria yang juga menjabat sebagai Manajer Semen Padang FC tersebut.
DPP IKM, lanjutnya, juga membuka ruang untuk berkolaborasi dan memberikan kontribusi bersama unsur eksekutif maupun legislatif, baik di Kota Padang maupun Sumatera Barat.
Sementara itu, Anggota DPRD Padang yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Padang, Mulyadi Muslim mengatakan, pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana santai.
"Sebagai Ketua Partai di tingkat wilayah, kami diamanahkan untuk terus menjalin dengan seluruh pihak, termasuk ke partai lain dan elemen masyarakat, sebagai bentuk menjaga tali silaturahmi antar sesama umat," katanya.
Mulyadi menilai lembaga legislatif tidak dapat menjalankan seluruh tugas pengabdian kepada masyarakat secara sendirian.