Sumbardaily.com - Lahan yang terbatas di sekitar rumah bukan alasan bagi keluarga untuk tidak menghasilkan bahan pangan sendiri. Pekarangan yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk menanam berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari cabai rawit, ubi hingga sayuran.
Hal tersebut menjadi perhatian Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Ny Merry Benni Warlis. Ia mendorong kelompok Dasawisma agar lebih kreatif melihat potensi lingkungan tempat tinggal dan memanfaatkannya untuk mendukung kebutuhan keluarga.
Pesan itu disampaikan Ny Merry saat melakukan pembinaan terhadap Kelompok Dasawisma Nibung 3, Jorong Sungai Nibuang, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kamis (1/10/2026).
Menurut Ny Merry, pemanfaatan pekarangan tidak harus menunggu adanya lahan yang luas. Setiap keluarga dapat menyesuaikan jenis tanaman dengan kondisi lingkungan dan lahan yang tersedia di sekitar rumah.
“Manfaatkan pekarangan rumah untuk menanam kebutuhan sehari-hari. Selain memenuhi kebutuhan keluarga, ini juga bisa membantu menghemat pengeluaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi lingkungan setiap kelompok Dasawisma tidak selalu sama. Ada kelompok yang memiliki kondisi tanah yang mendukung kegiatan bercocok tanam, sementara kelompok lainnya mungkin menghadapi keterbatasan tertentu.
Namun, perbedaan tersebut dinilai dapat menjadi ruang bagi anggota Dasawisma untuk saling berbagi pengalaman. Dengan begitu, masing-masing kelompok dapat menemukan cara bercocok tanam yang paling sesuai dengan kondisi lingkungannya.