UNP Gelar Wisuda 3 Hari, Warga Padang Diminta Antisipasi Gangguan Lalu Lintas

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 29 September 2026 | 08:03 WIB
Gedung Rektorat Universitas Negeri Padang (UNP). (Dok. Humas)
Gedung Rektorat Universitas Negeri Padang (UNP). (Dok. Humas)



Potensi kepadatan kendaraan tersebut berkaitan dengan rangkaian wisuda yang menghadirkan ribuan lulusan beserta keluarga dan pihak lainnya. Dengan jumlah lulusan mencapai 2.629 orang, aktivitas di sekitar kampus meningkat selama tiga hari penyelenggaraan.





Pembagian lulusan juga dilakukan dalam tiga hari. Pada hari pertama, UNP mengukuhkan 945 lulusan. Selanjutnya, sebanyak 863 lulusan diwisuda pada hari kedua dan 821 lulusan pada hari ketiga.





Karena itu, informasi mengenai potensi gangguan arus lalu lintas menjadi perhatian bagi warga Padang yang memiliki aktivitas atau perjalanan melewati kawasan sekitar UNP selama pelaksanaan wisuda.





Selain persoalan lalu lintas, pelaksanaan wisuda kali ini juga menjadi momentum UNP menyampaikan komitmennya dalam penanganan dan mitigasi bencana.





Rektor UNP Ir. Krismadinata, Ph.D dalam sambutannya pada hari pertama wisuda menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati beserta keluarga. Ia juga menegaskan peran UNP dalam upaya mitigasi serta program rehabilitasi pascabencana.





Menurutnya, langkah tersebut penting agar bencana tidak berkembang menjadi persoalan sosial yang lebih luas, seperti kemiskinan, konflik, pengangguran, meningkatnya gangguan kejiwaan, hingga kriminalitas pascabencana.





“Sebagai salah PTN besar di Sumatera, UNP telah melakukan berbagai upaya dan memberi dampak terhadap masyarakat di daerah terdampak bencana dengan berbagai program. Mulai dari melakukan pemetaan pada daerah yang rawan bencana, berbagai riset dan pengabdian masyarakat khususnya pada wilayah yang berisiko dalam bentuk pendidikan mitigasi bencana,” paparnya, Senin (28/9/2026).





Komitmen tersebut disampaikan dengan mempertimbangkan kondisi Indonesia, khususnya Sumatera Barat, yang berada di kawasan rawan bencana. Berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang disampaikan dalam sambutan tersebut, selama 2025 terjadi sekitar 3.116-3.176 bencana alam di Indonesia, termasuk di Sumatera Barat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X