Pascabencana, Pemko Padang Panjang Soroti Pengelolaan DAS untuk Cegah Risiko Berulang

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 26 September 2026 | 11:04 WIB
 Pemko Padang Panjang bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam Rapat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (25/9/2026). (Foto: Pemko Padang Panjang)
Pemko Padang Panjang bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam Rapat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (25/9/2026). (Foto: Pemko Padang Panjang)



“Penanganan pascabencana membutuhkan sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Pengelolaan DAS harus menjadi perhatian bersama, sehingga upaya pemulihan tidak hanya menyelesaikan dampak yang terjadi, tetapi juga memperkuat ketahanan wilayah terhadap potensi bencana ke depan,” ujarnya.





Menurut Indra, hasil pembahasan dan arahan yang disampaikan Pemerintah Pusat akan menjadi bahan bagi Pemko Padang Panjang dalam memperkuat langkah rehabilitasi dan rekonstruksi.





Perhatian tersebut terutama diarahkan pada kawasan yang memiliki keterkaitan dengan aliran sungai serta wilayah yang terdampak bencana. Dengan demikian, langkah pemulihan diharapkan dapat disusun berdasarkan kondisi dan kebutuhan yang ada di lapangan.





Koordinasi dengan Kemendagri dan instansi terkait juga menjadi bagian dari upaya menyelaraskan program antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Penyelarasan tersebut diperlukan agar pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan sesuai kondisi wilayah serta kebutuhan masyarakat.





Bagi Pemko Padang Panjang, keterpaduan dalam penanganan pascabencana menjadi penting agar program pemulihan tidak berjalan sendiri-sendiri. Koordinasi antarpihak diharapkan dapat menghasilkan langkah yang lebih terarah sekaligus berkelanjutan.





Selain mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi, upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat perlindungan terhadap masyarakat dan lingkungan. Pengelolaan DAS pun ditempatkan sebagai salah satu bagian yang perlu diperhatikan dalam proses tersebut.





Pemko berharap koordinasi yang dilakukan bersama Kemendagri dan instansi terkait dapat menghasilkan langkah penanganan yang tidak hanya menjawab kebutuhan pemulihan saat ini, tetapi juga memperkuat perlindungan wilayah dalam menghadapi potensi bencana di masa depan.





“Harapannya, melalui koordinasi yang kuat dan penanganan yang terintegrasi, proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan optimal, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat dan lingkungan,” pungkasnya. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X