Meski operasi SAR khusus telah dihentikan, Basarnas tetap membuka kemungkinan untuk kembali melakukan pencarian apabila muncul laporan baru mengenai warga yang hilang akibat bencana tersebut.
Noer menegaskan operasi SAR berjalan berdasarkan laporan yang diterima. Karena itu, apabila nantinya ada keluarga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya, Basarnas akan mengikuti perkembangan dan melakukan penanganan sesuai laporan tersebut.
"Jika seandainya nanti ada warga yang melapor kehilangan anggota keluarganya, Basarnas mengikuti dinamika dan perkembangan yang ada, pada intinya Basarnas akan membuka kembali operasi SAR, karena operasi SAR itu kan berdasarkan laporan. Sepanjang kami tak menerima laporan atau apapun korban jiwa manusia, kami tidak melaksanakan operasi dan kami berharap benar-benar sudah tak ada lagi korban jiwa di banjir bandang solok ini," tuturnya. (*)