Viral Cucu Krakatau, Peneliti Ungkap Fakta Daratan Baru di Selat Sunda

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 25 September 2026 | 08:04 WIB
 Kemunculan daratan baru di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian setelah beredar dan disebut sebagai
Kemunculan daratan baru di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian setelah beredar dan disebut sebagai



"Dasar laut di area kaldera purba sisa letusan 1883 tersebut tergolong dangkal, sehingga material erupsi lebih cepat menumpuk tinggi," jelas Daryono dalam penjelasannya.





Selain kondisi dasar laut, arah lontaran material ketika Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi juga menjadi salah satu faktor. Lontaran piroklastik dan aliran lava selama erupsi disebut dominan bergerak ke arah sektor tersebut.





Artinya, kawasan tempat daratan baru terlihat memang menjadi salah satu titik yang menerima pasokan material vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau. Material yang terus terkumpul kemudian membentuk endapan yang semakin tinggi.





Tidak hanya aktivitas gunung api, kondisi laut di Selat Sunda juga turut memengaruhi proses tersebut. Dinamika arus dan gelombang laut berperan dalam memindahkan material erosi ringan menuju titik-titik perairan yang lebih tenang.





Material yang terbawa arus kemudian mengendap dan dapat bertahan secara permanen apabila kondisi lingkungannya mendukung. Proses sedimentasi inilah yang ikut membentuk daratan baru di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau.





Pertanyaan berikutnya adalah apakah daratan tersebut akan terus membesar atau justru kembali hilang. Menurut Daryono, keberadaannya sangat bergantung pada keseimbangan antara aktivitas vulkanik dengan proses erosi alami di laut.





Apabila Gunung Anak Krakatau masih terus mengalami erupsi, material baru akan terus memasok endapan tersebut. Kondisi itu berpotensi membuat daratan semakin meluas.





Ketahanannya juga dapat meningkat apabila material yang menumpuk kemudian tertutup oleh lava cair. Setelah lava mengalami pendinginan, material tersebut akan berubah menjadi batuan keras sehingga struktur daratan menjadi lebih kuat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X