Kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok menjadi salah satu kawasan yang terdampak. Sejumlah kantor pemerintahan bahkan tertimbun material lumpur dengan ketebalan yang cukup signifikan.
Berdasarkan pembaruan data BNPB per Selasa (22/9), bencana tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya masih dalam pencarian.
Selain itu, satu warga mengalami luka berat, sedangkan tiga orang lainnya mengalami luka ringan. Sebanyak sembilan kepala keluarga atau 32 jiwa juga harus mengungsi ke sejumlah lokasi yang telah disiapkan.
Dampak galodo tidak hanya dirasakan warga yang rumahnya berada di kawasan terdampak. Sejumlah fasilitas publik turut mengalami kerusakan akibat terjangan material banjir bandang.
BNPB mencatat sekitar 100 unit rumah terdampak. Dua kantor pemerintahan mengalami kerusakan berat, sedangkan sembilan kantor pemerintahan lainnya mengalami kerusakan ringan.
Satu fasilitas kesehatan juga terdampak. Sementara itu, satu jembatan yang berada di jalur utama Arosuka dilaporkan putus akibat bencana tersebut.
Sejumlah kendaraan juga ikut terdampak setelah material galodo menerjang kawasan tersebut.