“Kita minta masyarakat jangan mengambil risiko. Kalau memang berada di lokasi yang rawan, untuk sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman. Keselamatan masyarakat harus menjadi yang utama,” ujarnya.
Vasko meminta pemerintah daerah bersama unsur kebencanaan memastikan titik-titik pengungsian dapat memberikan rasa aman sekaligus memenuhi kebutuhan dasar warga. Masyarakat juga diminta mematuhi arahan petugas yang berada di lapangan.
Warga yang telah meninggalkan kawasan rawan juga diimbau tidak kembali sebelum wilayah tersebut dinyatakan aman. Langkah tersebut diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya dampak lanjutan apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur wilayah terdampak.
Galodo Berdampak ke Permukiman dan Fasilitas Pemerintahan
Banjir bandang atau galodo menerjang Nagari Batang Barus dan Koto Gaek Guguak, Arosuka, Kecamatan Gunung Talang. Bencana tersebut berdampak terhadap permukiman warga serta sejumlah fasilitas pemerintahan.
Data sementara menunjukkan sejumlah warga mengalami luka-luka. Puluhan warga juga telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman sebagai bagian dari penanganan terhadap masyarakat terdampak.
Pemkab Solok telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari. Dalam penanganan pengungsi, Rumah Dinas Wakil Bupati Solok dimanfaatkan sebagai salah satu lokasi pengungsian.
Selain itu, dapur umum disiagakan untuk memenuhi kebutuhan logistik masyarakat yang terdampak bencana. Upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan penanganan warga dan pemulihan kondisi di sejumlah lokasi terdampak.
Tim gabungan juga terus melakukan pembersihan material serta membuka akses yang terdampak banjir bandang. Pemerintah menyiagakan alat berat untuk menangani material sedimen yang berada di kawasan terdampak.