Nagari Wisata Simarasok Agam Masuk 15 Besar WIA 2026, Targetnya Juara Satu

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Rabu, 23 September 2026 | 13:05 WIB
Desa wisata tersebut menjalani visitasi lapangan pada Selasa (22/9/2026) setelah berhasil menembus 15 besar kategori Desa dan Kampung Wisata Terbaik Nasional. (Foto: Pemkab Agam)
Desa wisata tersebut menjalani visitasi lapangan pada Selasa (22/9/2026) setelah berhasil menembus 15 besar kategori Desa dan Kampung Wisata Terbaik Nasional. (Foto: Pemkab Agam)



“Di samping alamnya, keasliannya yang penting. Ini tidak ada yang kita rekayasa, semuanya alami, semuanya asli. Dan inilah yang mengantarkan kita masuk 15 besar,” katanya.





Selain kekayaan alam, keterlibatan masyarakat menjadi unsur lain yang dinilai penting dalam pengembangan wisata di Simarasok. Berbagai elemen masyarakat ikut mengambil peran, mulai dari ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemuda hingga Pokdarwis.





Menurut Benni, keterlibatan tersebut menunjukkan kolaborasi masyarakat yang sejalan dengan nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Nilai tersebut sekaligus menjadi kekuatan dalam menjaga sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki nagari.





Dari sisi destinasi, Simarasok mempunyai sejumlah daya tarik wisata. Salah satunya Geosite Goa Nan Panjang atau Ngalau Agam Tabik. Selain itu, terdapat Pemandian Batu Putiah yang menjadi bagian dari potensi wisata nagari.





Pengunjung juga dapat menikmati beragam aktivitas berbasis alam dan petualangan seperti rafting, caving, climbing, serta tracking. Pengembangan sektor pariwisata di nagari tersebut turut ditopang keberadaan homestay yang dikelola masyarakat.





“Pariwisata Simarasok tumbuh dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk kesejahteraan rakyat,” tegas Benni.





Dalam kesempatan tersebut, Benni juga mengingatkan agar perkembangan pariwisata tidak membuat masyarakat meninggalkan budaya maupun mengabaikan kelestarian lingkungan. Menurutnya, keaslian alam merupakan salah satu kekuatan yang perlu terus dipertahankan.





Pelestarian rumah gadang juga menjadi perhatian karena bangunan tersebut merupakan bagian dari identitas budaya masyarakat Minangkabau. Karena itu, pengembangan destinasi di Simarasok diharapkan tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga warisan budaya dan lingkungan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X