Banjir bandang dan longsor sebelumnya menerjang kawasan Arosuka sekitar pukul 20.00 WIB. Hujan lebat dilaporkan telah mengguyur Kabupaten Solok sejak sekitar pukul 18.00 WIB.
Dampak bencana meliputi satu jembatan putus dan sedikitnya dua akses jalan terputus. Jalur utama yang menghubungkan Kota Padang dan Kabupaten Solok juga tidak dapat dilalui.
Kalaksa BPBD Kabupaten Solok, Khairul, mengatakan, akses dari Kota Padang menuju Kabupaten Solok tidak dapat dilalui.
"Bencana tersebut tidak hanya berdampak pada infrastruktur jembatan, tetapi juga memengaruhi akses transportasi dari Kota Padang menuju Kabupaten Solok. Jalan dari Kota Padang ke Kabupaten Solok dilaporkan tidak bisa dilalui," kata Khairul.
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Solok, Chandra mengatakan, longsor terjadi dua kali secara beruntun. Material longsor berdampak terhadap kantor instansi pemerintahan dan rumah warga.
Dua kendaraan, yakni mobil boks dan minibus, juga dilaporkan terjebak material longsor berdasarkan informasi sementara dari masyarakat.
"Untuk korban jiwa belum diketahui. Saat ini Tim SAR masih melakukan penelusuran dan kami bersama sejumlah pihak terkait terus melakukan pemantauan di lokasi," ujar Chandra.
Data sementara BPBD mencatat empat warga terdampak. Muslihat (54) mengalami luka ringan dan menjalani rawat jalan di RSUD Arosuka.