Menurut Syaiful, dukungan tersebut datang dari berbagai unsur yang memiliki perhatian terhadap pembinaan atlet di daerah. Dukungan antara lain diberikan jajaran Polres Dharmasraya, Asosiasi Wali Nagari Dharmasraya (Aswana Dharma), KONI Dharmasraya, Dinas Kesehatan, Dinas Budparpora, Dinas Sosial P3AP2KB, Dinas Kominfo, dan Dinas Pendidikan.
"Kesemuanya selalu menjadi garda terdepan dalam memberikan dukungan dan support atas kemajuan atlet Akuatik berprestasi di Kabupaten Dharmasraya," kata Syaiful.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari perjalanan pembinaan atlet Akuatik Dharmasraya. Salah satu hasilnya terlihat pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Akuatik yang diselenggarakan Pengprov Akuatik Indonesia Sumbar selama tiga hari pada April 2026.
Kompetisi tersebut berlangsung di Kolam Renang Ngalau Indah Payakumbuh. Dalam ajang itu, atlet Akuatik Kabupaten Dharmasraya berhasil membawa pulang 10 medali.
Raihan tersebut terdiri atas empat medali emas, empat medali perak, dan dua medali perunggu. Catatan tersebut menjadi modal bagi Akuatik Dharmasraya untuk menghadapi agenda olahraga berikutnya, termasuk Porprov Sumbar yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.
Syaiful berharap torehan prestasi di Kejurda dapat dilanjutkan dengan hasil yang lebih baik dalam Porprov mendatang. Ia menargetkan atlet Akuatik Dharmasraya mampu meningkatkan jumlah medali emas yang dipersembahkan untuk daerah.
"Semoga di ajang Porprov Sumatera Barat yang akan digelar pada Oktober 2026 mendatang, atlet Akuatik Kabupaten Dharmasraya mampu mempersembahkan lebih banyak lagi medali emas," harapnya.