Melalui kegiatan itu, masyarakat mendapatkan ruang untuk memperoleh informasi langsung terkait rencana pembangunan, sementara pemerintah daerah menekankan pentingnya komunikasi agar masyarakat memiliki pemahaman mengenai manfaat, tahapan pembangunan, serta persoalan pembebasan lahan.
Rencana pembangunan akses tol Bukittinggi-Sicincin dan jalan alternatif tersebut juga diharapkan dapat mendukung konektivitas wilayah Agam. Bagi masyarakat Sungai Pua dan Banuhampu, peningkatan akses transportasi berkaitan dengan mobilitas sehari-hari sekaligus pergerakan komoditas dan hasil pertanian menuju daerah lain. (*)