“Jangan menunggu sampai merasa sempurna untuk mulai melangkah. Mulailah dari apa yang kita bisa, dari lingkungan kita, dari organisasi kita, dari masyarakat di sekitar kita. Karena kepemimpinan tidak selalu dimulai dari jabatan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Sifrowati tidak hanya membuka acara. Ia juga menjadi salah satu narasumber dengan menyampaikan materi mengenai pengalaman dan kegiatan legislatif perempuan.
Materi selanjutnya disampaikan dosen Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang (UNP), Dr. Fatmariza, M.Hum.
Kegiatan yang digelar DPPKBP3A Pasbar itu menjadi ruang pembelajaran bagi perempuan untuk memperkuat pemahaman mengenai politik, demokrasi, kepemimpinan, serta peran perempuan dalam proses pengambilan keputusan.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur. Mereka terdiri atas kader dan anggota partai politik, pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI), perwakilan perempuan di DPRD, serta Komite Gender PT Agrowiratama.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah mendorong perempuan meningkatkan kepercayaan diri dan kapasitasnya dalam menyampaikan aspirasi. Selain itu, perempuan didorong aktif berpartisipasi di ruang publik, membangun jejaring, serta mempersiapkan kader perempuan yang memiliki kapasitas, integritas, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Sifrowati berharap kegiatan peningkatan kapasitas tersebut dapat mendorong semakin banyak perempuan mengambil peran dalam kehidupan publik. Ia juga berharap perempuan tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi mampu berkembang menjadi sosok yang memiliki kemampuan dan memberikan kontribusi nyata.
“Semoga semakin banyak perempuan yang berani mengambil peran, semakin banyak perempuan yang memiliki kapasitas, dan semakin banyak perempuan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, bangsa, dan negara,” tutur Sifrowati. (*)