“Sebagai kota warisan dunia, diperlukan berbagai kontribusi dari semua pihak. Tentu kita harapkan strategi, inovasi, kolaborasi dan kerja sama untuk mewujudkan sebuah kota warisan dunia yang betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sawahlunto maupun pelaku-pelaku UMKM di Kota Sawahlunto,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu penekanan dalam pengembangan sistem pembelajaran wisata interaktif. Konsep yang dibahas diharapkan tidak hanya menghadirkan cara baru dalam mengenalkan potensi Sawahlunto, tetapi juga membuka ruang agar masyarakat dan pelaku UMKM ikut memperoleh manfaat dari aktivitas wisata.
Bagi pemerintah daerah, pengembangan tersebut membutuhkan tindak lanjut yang jelas. Karena itu, diskusi dalam lokakarya diharapkan menghasilkan saran dan rekomendasi yang dapat menjadi bahan bagi pemerintah daerah, pihak swasta, maupun lembaga lainnya.
Rekomendasi itu nantinya diharapkan membantu berbagai pihak memahami langkah yang perlu dilakukan secara bersama-sama. Dengan demikian, pengembangan sistem pembelajaran wisata interaktif tidak berhenti sebagai pembahasan dalam lokakarya.
Sinergi yang dibangun juga diarahkan untuk mendukung pelestarian warisan dunia sekaligus memperkuat sektor pariwisata Sawahlunto. Pada saat yang sama, manfaatnya diharapkan dapat menjangkau masyarakat serta pelaku ekonomi kreatif dan UMKM.
Pengembangan pembelajaran wisata interaktif menjadi salah satu upaya untuk menghubungkan nilai warisan dunia dengan aktivitas masyarakat. Potensi Sawahlunto diharapkan dapat dikelola melalui strategi, inovasi, kolaborasi, dan kerja sama yang berkelanjutan.
Dengan keterlibatan pemerintah, pelaku usaha, peneliti, BUMN/BUMD, pelaku ekonomi kreatif, dan pemangku kepentingan lainnya, Sawahlunto diharapkan mampu membangun sistem pembelajaran wisata yang relevan dengan karakter kotanya.
Tujuan akhirnya bukan sekadar memperkuat citra Sawahlunto sebagai kota warisan dunia. Pemerintah daerah berharap pengembangan tersebut ikut memperkuat pariwisata, mendukung ekonomi kreatif, serta menghadirkan manfaat nyata bagi warga dan pelaku UMKM di Kota Sawahlunto. (*)