Keempat peserta tersebut berkompetisi di Auditorium Imam Bardjo, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Perlombaan seni kaligrafi itu berlangsung dalam rentang waktu pagi hingga sore hari.
Memasuki perlombaan sesi siang, giliran Amelia Rahma tampil pada cabang Hafalan 5 Juz dan Tilawah Putri. Ia mengikuti perlombaan yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Semarang.
Pada waktu yang sama, Daffa Hadaya menjalani perlombaan cabang Hafalan 20 Juz Putra. Lokasi perlombaan berada di Auditorium Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah.
Dua peserta lainnya, Revoranda Sudarman dan Raihana Hamdani, juga mendapat jadwal tampil pada sesi siang. Keduanya mengikuti cabang Tafsir Bahasa Inggris Putra dan Putri di Gedung Semeru BP2KLK Kota Semarang.
Sementara Zukhrufil Shadri dijadwalkan mengikuti cabang Tilawah Remaja Putra yang juga berlangsung di Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah.
Bagi Kafilah Sumbar, rangkaian penampilan tersebut menjadi awal dari perjalanan mereka selama MTQ Nasional XXXI. Edi mengingatkan para peserta agar tidak membiarkan persaingan membuat mereka kehilangan fokus saat berada di arena perlombaan.
Menurut Edi, penampilan di tingkat nasional seharusnya menjadi ruang bagi para peserta untuk memperlihatkan kemampuan yang telah dipersiapkan sekaligus membawa nama Sumbar.
“Yang paling penting tetap fokus, percaya diri dan menjaga semangat. Kita memberikan dukungan penuh agar mereka mampu meraih hasil terbaik untuk Sumatera Barat,” katanya.