“Kita berharap kegiatan ini berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan. Mudah-mudahan tahun ini satuan kerja Kementerian PUPR dapat segera melaksanakan proses tender dan memulai pekerjaan pembangunan Sekolah Rakyat,” katanya.
Menurut Doddy, kehadiran Sekolah Rakyat nantinya diharapkan dapat memperluas kesempatan masyarakat Pasaman Barat untuk memperoleh pendidikan. Program tersebut ditujukan bagi anak-anak yang memenuhi persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Sekolah Rakyat nantinya menyediakan pendidikan pada sejumlah jenjang. Fasilitas pendidikan tersebut direncanakan mencakup tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).
“Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Pasaman Barat yang memenuhi syarat dan ketentuan. Nantinya, pendidikan tersedia mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA,” tegasnya.
Program Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah pusat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Konsep pendidikan yang diterapkan berupa sekolah berasrama atau boarding school.
Melalui konsep tersebut, program ini diarahkan untuk memberikan akses pendidikan kepada kelompok masyarakat yang menjadi sasaran program. Pendidikan juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan.
Dengan persyaratan administrasi yang telah dipenuhi dan persetujuan kementerian yang sudah diperoleh, Pemkab Pasaman Barat kini melanjutkan pekerjaan pada sisi teknis. Pematangan lahan seluas 6,5 hektare menjadi tahapan yang tengah dilakukan di lokasi yang telah disiapkan.
Pemkab Pasaman Barat berharap proses persiapan tersebut dapat berlangsung sesuai tahapan. Pemerintah daerah juga optimistis pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan setelah proses tender dan tahapan pekerjaan berikutnya dilaksanakan.