Sumbardaily.com - Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Kantor Pertanahan Kota Padang membahas sejumlah lahan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan pembangunan dan kepentingan masyarakat.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah penyediaan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Selain itu, pembahasan juga mencakup rencana tanah wakaf untuk Muhammadiyah serta kebutuhan lahan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM di kawasan Gunung Pangilun.
Pembahasan tersebut dilakukan Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir saat menemui Kepala Kantor Pertanahan Kota Padang, Hanif, Senin (7/9/2026) siang.
Pertemuan itu tidak hanya membicarakan kebutuhan lahan untuk pembangunan, tetapi juga menyentuh persoalan administrasi dan status kepemilikan tanah yang harus diselesaikan sebelum sejumlah rencana dapat direalisasikan.
Maigus berharap komunikasi antara Pemko Padang dan BPN dapat mempercepat penyelesaian persoalan pertanahan yang selama ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan maupun pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Salah satu persoalan yang dibahas adalah rencana pembangunan IPA PDAM di Gunung Pangilun. Untuk kebutuhan tersebut, terdapat dua alternatif lahan yang sedang dipertimbangkan.
Lahan pertama sebelumnya telah melalui proses negosiasi. Namun, rencana tersebut belum dapat dilanjutkan karena harga yang diminta pemilik tanah berada di atas nilai appraisal.