Sumbardaily.com - Calon petugas kesehatan yang akan mendampingi jemaah haji memasuki tahapan pemeriksaan kesehatan setelah dinyatakan lolos seleksi Computer Assisted Test (CAT). Di Sumatera Barat, tiga rumah sakit ditetapkan sebagai fasilitas rujukan untuk pelaksanaan Medical Check Up (MCU) calon PPIH Kesehatan Kloter dan PPIH Kesehatan Arab Saudi Tahun 2026.
Penunjukan tiga fasilitas kesehatan tersebut dilakukan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat. Peserta yang telah melewati seleksi CAT diwajibkan mengikuti pemeriksaan di rumah sakit yang telah ditentukan sebelum melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, mengatakan pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam proses seleksi calon PPIH Kesehatan. Pemeriksaan itu dilakukan untuk memastikan petugas yang terpilih memiliki kondisi kesehatan yang mendukung tugas pelayanan jemaah.
“Seleksi petugas dilakukan dengan ketat dalam rangka mendapatkan petugas yang berkualitas, sehat, bugar, dan profesional,” ujar Rifki, Senin (7/9/2026) di Padang.
Menurut Rifki, peserta yang sudah dinyatakan lolos seleksi CAT tidak dapat melewati tahapan pemeriksaan kesehatan. Mereka harus mengikuti MCU di fasilitas kesehatan yang telah ditetapkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat.
“Peserta yang dinyatakan lolos seleksi CAT wajib mengikuti Medical Check up (MCU) di beberapa tempat yang telah ditentukan,” katanya.
Ketentuan mengenai pemeriksaan tersebut merujuk pada arahan Pusat Kesehatan Haji Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Aturan itu dituangkan melalui Nota Dinas Nomor ND-120/PKH/2026 tentang Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan (Medical Check Up) Seleksi PPIH Tahun 1448 H/2027 M.