TC Kafilah Sumbar Dipangkas karena Efisiensi, Persiapan MTQ Nasional Tetap Jalan

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 7 September 2026 | 16:09 WIB
 Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, ketika menerima audiensi dan silaturahmi keluarga besar Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Sumbar bersama Dewan Hakim dan para pelatih di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Minggu (6/9/2026). (Foto: Pemprov Sumbar)
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, ketika menerima audiensi dan silaturahmi keluarga besar Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Sumbar bersama Dewan Hakim dan para pelatih di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Minggu (6/9/2026). (Foto: Pemprov Sumbar)


Sumbardaily.com - Semangat kafilah Sumatera Barat untuk tampil di Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional di Semarang, Jawa Tengah, mendapat penguatan sebelum keberangkatan. Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, meminta seluruh anggota kafilah memanfaatkan waktu yang tersisa untuk mematangkan persiapan.





Pesan tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, ketika menerima audiensi dan silaturahmi keluarga besar Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Sumbar bersama Dewan Hakim dan para pelatih di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Minggu (6/9/2026).





Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, juga meminta kafilah menjaga kekompakan selama menjalani rangkaian persiapan. Audiensi itu sekaligus menjadi kesempatan bagi jajaran LPTQ, Dewan Hakim, pelatih, dan kafilah untuk meminta doa, restu, serta arahan sebelum berangkat ke Semarang.





Mahyeldi menyampaikan bahwa keberhasilan dalam kompetisi tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis peserta. Menurut dia, kesungguhan, kedisiplinan, kekompakan, serta keikhlasan dalam menjalani proses juga menjadi bagian yang harus diperhatikan.





Karena itu, seluruh kafilah dan pendamping diminta menggunakan waktu yang tersedia untuk memperkuat persiapan. Kondisi fisik dan mental peserta juga perlu dijaga agar dapat mengikuti rangkaian kompetisi dengan kesiapan yang telah dibangun selama masa pembinaan.





“Yang paling penting adalah bagaimana kita mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Jaga kekompakan, disiplin, dan niatkan seluruh perjuangan ini sebagai bagian dari ikhtiar kita untuk mengharumkan nama Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.





Mahyeldi juga mengingatkan bahwa keikutsertaan Sumbar dalam MTQ Nasional tidak hanya berkaitan dengan upaya memperoleh prestasi. Ajang tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membumikan nilai-nilainya dalam kehidupan masyarakat.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X