Tidak hanya hadiah untuk dua tim terbaik, panitia juga menyediakan penghargaan dalam sejumlah kategori individu dan pendukung pertandingan. Penghargaan tersebut meliputi best supporter, best keeper, dan top scorer.
Dengan melibatkan 24 tim dari sekolah tingkat SLTA se-Pasaman Barat, AMPB Cup 2 diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi untuk menentukan pemenang. Penyelenggara juga menempatkan kegiatan tersebut sebagai ruang bagi pelajar untuk bertemu, berkompetisi, dan menjalankan aktivitas olahraga bersama.
Ridho berharap AMPB Cup dapat berkembang menjadi agenda tahunan. Menurutnya, keberlanjutan kegiatan tersebut penting agar generasi muda Pasaman Barat memiliki ruang untuk melakukan kegiatan yang positif.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar generasi muda memiliki ruang untuk berkegiatan secara positif dan terhindar dari berbagai pengaruh negatif,” tegasnya.
Turnamen yang berlangsung selama dua hari itu pun menjadi salah satu wadah bagi pelajar Pasaman Barat untuk mengembangkan kemampuan melalui kompetisi futsal, sekaligus membangun kebersamaan dan silaturahmi antarpelajar. (*)