Lonjakan belanja modal dari Rp471,12 miliar menjadi Rp941,94 miliar sekaligus menjadi salah satu penanda utama perubahan arah anggaran tersebut.
Pemerintah berharap penguatan alokasi pembangunan dapat berjalan seiring dengan pemulihan ekonomi dan memberikan dampak yang semakin besar bagi masyarakat Sumbar di tengah dinamika fiskal nasional maupun daerah. (*)