Sumbardaily.com - Ada perubahan besar dalam rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Sumatera Barat (APBD Sumbar) 2026.
Di tengah upaya menjaga pemulihan ekonomi setelah tekanan bencana alam pada akhir 2025, pemerintah daerah mengusulkan kenaikan anggaran pembangunan melalui lonjakan belanja modal yang hampir mencapai dua kali lipat.
Dalam rancangan perubahan APBD tersebut, belanja modal yang sebelumnya dialokasikan Rp471,12 miliar diusulkan meningkat menjadi Rp941,94 miliar. Kenaikannya mencapai Rp470,82 miliar atau 99,94 persen.
Angka tersebut menjadi salah satu perubahan paling mencolok dalam struktur APBD Sumbar 2026.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar menyebut peningkatan belanja modal diarahkan untuk memperkuat pembangunan fisik dan infrastruktur, sekaligus menopang percepatan pemulihan ekonomi dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Secara keseluruhan, pendapatan daerah dalam rancangan perubahan APBD 2026 juga mengalami peningkatan. Target pendapatan naik Rp315,84 miliar lebih atau sekitar 5,02 persen, dari sebelumnya Rp6,29 triliun lebih menjadi Rp6,61 triliun lebih.
Sementara itu, total belanja daerah diusulkan mencapai Rp6,97 triliun lebih. Nilai tersebut bertambah Rp570,01 miliar dibandingkan APBD awal yang berada di angka Rp6,40 triliun lebih.