Survei Poltracking: Kerukunan Antarumat Beragama Jadi Capaian Tertinggi Pemerintah Prabowo-Gibran

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 4 September 2026 | 08:02 WIB
Kerukunan antarumat beragama menjadi bidang yang mendapat penilaian paling tinggi dari publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sebanyak 72,5% masyarakat menilai pemerintah berhasil menjaga kerukunan antarumat beragama. (Foto: Kemenag)
Kerukunan antarumat beragama menjadi bidang yang mendapat penilaian paling tinggi dari publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sebanyak 72,5% masyarakat menilai pemerintah berhasil menjaga kerukunan antarumat beragama. (Foto: Kemenag)


Sumbardaily.com - Kerukunan antarumat beragama menjadi bidang yang mendapat penilaian paling tinggi dari publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sebanyak 72,5% masyarakat menilai pemerintah berhasil menjaga kerukunan antarumat beragama.





Temuan tersebut tercatat dalam Survei Nasional Poltracking Indonesia yang dilaksanakan pada 14-20 Agustus 2026. Dari sejumlah persoalan yang ditanyakan kepada responden, kerukunan antarumat beragama memperoleh persentase penilaian keberhasilan paling tinggi.





Hasil tersebut juga bukan kali pertama kerukunan antarumat beragama berada di posisi teratas. Survei Nasional Poltracking Indonesia yang dilakukan pada Maret dan Mei 2026 sebelumnya juga menempatkan isu kerukunan sebagai capaian dengan penilaian tertinggi dari publik.





Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin menyebut hasil survei tersebut sebagai capaian yang menggembirakan. Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya berasal dari kebijakan dan kerja pemerintah, tetapi juga merupakan hasil keterlibatan masyarakat dalam menjaga hubungan antarumat beragama.





“Tentu ini adalah sebuah pencapaian yang menggembirakan, khususnya bagi kami di Kementerian Agama. Saya yakin, ini bukan hanya karena hasil kerja pemerintah, tapi ini juga hasil dari upaya masyarakat yang sama-sama menjaganya," ungkap Kamaruddin dikutip resmi Jumat (4/9/2026).





Kamaruddin mengatakan kerukunan antarumat beragama memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat karena menjadi salah satu fondasi pembangunan. Menurut dia, kondisi kehidupan keagamaan yang damai dan harmonis perlu dijaga secara bersama-sama oleh pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.





Karena itu, upaya mempertahankan kondisi tersebut tidak berhenti pada capaian yang telah terlihat dalam survei. Pemerintah dan masyarakat dinilai perlu terus memperkuat kerukunan agar kehidupan antarumat beragama tetap berjalan dengan baik.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X