Sumbardaily.com - Dugaan keracunan makanan yang dialami penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) terus mendapat penanganan.
Data sementara yang dihimpun menunjukkan ratusan siswa dan guru mengalami keluhan kesehatan setelah sebelumnya menerima dan mengonsumsi makanan MBG yang disediakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasia Laweh.
Dalam laporan penanganan di Puskesmas Palupuh pada Rabu (2/9/2026), sekitar 280 penerima manfaat tercatat mengalami keluhan kesehatan. Mereka berasal dari siswa SD, SMP, SMA serta guru.
Keluhan yang dialami para penerima manfaat antara lain sakit kepala, sakit perut, mual dan demam. Dari jumlah tersebut, dua orang telah dirujuk ke RSUD Bukittinggi untuk memperoleh penanganan medis lebih lanjut.
Sementara itu, laporan data lainnya mencatat sebanyak 334 orang terindikasi mengalami keracunan makanan. Rinciannya terdiri dari 273 anak SD, 19 guru SD, 40 anak SMP dan dua guru SMP.
Perbedaan angka tersebut masih perlu disinkronkan karena kedua data sama-sama bersifat sementara. Belum terdapat keterangan yang memastikan apakah sekitar 280 orang yang mengalami keluhan kesehatan merupakan bagian dari 334 orang yang terindikasi keracunan atau terdapat perbedaan cakupan pendataan.
"Yang jelas, jumlah penerima manfaat yang mengalami keluhan kesehatan cukup besar dan kasus tersebut melibatkan warga sekolah dari sejumlah jenjang pendidikan di Kecamatan Palupuh," kata Kapolsek Palupuh Iptu M Raufuddin Silitonga saat dikonfirmasi.